Jalan sehala
Betapa berat mata memandang
Berat lagi bahu memikul
Betapa sedih kata dimadah
Sedih lagi hati menanggung derita
Namun...
Kau tetap di hatiku
Setetes air mata jatuh dari langit
Menerpa wajahku
Dulu begitu indah rasanya
Tetapi mengapa begitu pahit kini terasa
Namun...
Aku redha
Kulihat tiada lagi sinar cahaya
Dia sekarang hanya awan mendung
Kutanya mengapa?
Tak ada jawaban
Namun...
Aku terima semua ini
Kerana kau masih ku sayangi
Dalam dimensi jalan sehala
Biarlah……
Ku nikmati airmata langit
Untuk selama lamanya

0 Comments:
Post a Comment
<< Home